Thursday, June 4, 2015



Tema : Wawasan dan Aplikasi Psikologi Islam dalam Menghadapi Permasalahan Masyarakat
Judul : a Tour Location Islamic Education dalam menyikapi Fenomenologi Trend Jilbab
Hadiyatu Rosyidah, Julia Tirta Putri, Samsul Arifin
Dosen Pembimbing : Hudaniah, S.Psi., M. Si
Universitas Muhammadiyah Malang

Di tengah perkembangan remaja muslimah saat ini modernisasi model jilbab di Indonesia mulai banyak bermunculan yang memiliki ragam penampilan akan tetapi tidak sesuai dengan syari’at Islam. Jilbab hanya dijadikan sebagai penujang fashion modern yang hanya menutup kepala dan tembus pandang serta tidak menutup bentuk lekuk tubuh. Rendahnya kesadaran para kaum remaja muslimah terhadap penampilan yang mereka tampilkan mengakibatkan dampak sosial dan kesehatan yang merugikan diri. Adanya berbagai macam komunitas hijabers membuktikan bahwa model jilbab saat ini menjadi tren kaum remaja muslimah yang sudah mulai kurang terarah. Menurut penelitian dari Suzanne April Brenner (2014) peristiwa jilbab di Indonesia mengalami 100% modern bahkan terlampau modern dimana perempuan berjilbab adalah tanda globalisasi, lambang identifikasi orang islam Indonesia terhadap umat islam di dunia modern sehingga sudah menjadi budaya masyarakat yang melekat. Abu Al- Ghifari (2003) menyatakan bahwa Parahnya, mode itu banyak yang keluar dari rel Islam, sementara umat Islam yang minim pengetahuannya tentang busana Islami, menganggap bahwa gaya jilbab dari para perancang itu mutlak benar. Akibatnya jilbab mengalami distorsi dan sudah keluar dari jalur dengan trend “kudung gaul”. Sedangkan Quraish Shihab (1996) memiliki pendapat yakni busana memberikan identitas diri sehingga dapat mempengaruhi tingkah laku si pemakai dan juga dapat mencerminkan emosi pemakainya yang pada saat bersamaan dapat mempengaruhi emosi orang lain. Adapun dalam penulisan karya tulis ini bersifat daftar pustaka, dimana penulis mengkolerasikan antara data fakta sosial di lingkungan masyarakat serta perguruan tinggi Islam dengan solusi yang penulis gagas.  Metode yang penulis gunakan dalam kepenulisan karya tulis adalah  study literatur. Berdasarkan permasalahan tersebut dalam hal ini penulis mengajukan solusi seperti pembuatan tempat wisata yakni a tour location islamic education yang bersifat edukatif, inovatif tanpa pemungutan biaya atau gratis. Harapan penulis dengan dibuatnya a tour location islamic education ini bisa menjadi salah satu cara untuk menyadarkan, menambah wawasan serta pengetahuan baru kepada remaja muslimah terkait nilai-nilai islam yang terkandung dalam segi kesehatan, sosial dan moral.

Kata Kunci: RemajaMuslimah, Trend Jilbab